Profil Biografi Penyidik KPK Kompol Novel Baswedan Lengkap

Novel Baswedan merupakan pria kelahiran tahun 1977 silam. ia lahir di kota semarang jawa tengah dan masih kerabat dengan menteri pendidikan indonesia saat ini anies baswedan. novel memulai karirnya setelah lulus akademi polisi pada tahun 1998 dan ditugaskan di polres bengkulu untuk menjadi kasatreskrim (kepala satuan reserse kriminal). ia bertugas di polres bengkulu mulai tahun 1999 hingga tahun 2005. karirnya sebagai kasat reskrim cukup cemerlang meskipun ia sempat tersandung kasus penganiaayaan pencuri sarang walet hingga tewas. kejadian tersebut terjadi saat beberapa bulan ia menjabat sebagai kasatreskrim, meski pelaku penganiayaan adalah anak buah novel, namun novel sebagai kepala satreskrim dikait-kaitkan dan dituding ikut bertanggung jawab atas kelakuan anak buahnya tersebut. santer terdengar bahwa seluruh proses hukumnya pun telah dijalani novel hingga selesai dan novel mendapat sangsi berupa teguran atas kelalaian dalam memonitor tindakan anak buahnya. kasus pun ditutup dan novel tetap melanjutkan tugasnya sebagai kasatreskrim hingga tahun 2005.

Novel Baswedan

Bahkan saat KPK mulai terbentuk, polri mengirim sejumlah penyidik terbaiknya yang diseleksi dari seluruh penyidik polri seindonesia dengan melihat rekam jejak dan prestasinya. novel baswedan pun masuk dalam segelintir nama yang diajukan untuk menjadi penyidik KPK. ini tentu sebagai bukti dan pengakuan atas prestasi novel yang dikenal jujur dan tegas dalam menjalankan tugasnya sebagai penyidik. karirnya di KP pun sangat cemerlang dan memukau banyak pihak. novel baswedan bahkan dianggap sebagai penyidik terbaik yang pernah dimiliki KPK. ia dikenal tegas, lugas, berani, tidak pandang bulu, dan jujur dalam menjalankan tugasnya sebagai penyidik namun tetap rendah diri dan sopan dalam kesehariannya.

Rekam jejak novel baswedan di KPK sangat mencengangkan mengingat ialah kunci dan motor dibalik layar KPK yang selama ini tidak kita ketahui. dibalik terungkapnya kasus kasus korupsi kelas kakap, selalu ada nama novel dibelakangnya. ialah yang memimpin seluruh operasi mulai pengintaian, penangkapan, penggeledahan, penyidikan hingga proses pengawalan persidangan sampai sang koruptor mendekam dibalik jeruji besi. beberapa nama nama besar yang berhasil ia penjarakan adalah nazaruddin dan irjen djoko susilo.

penyidik kpk novel baswedan
Novel saat memimpin penggeledahan di rumah Nazarudin
Meski kesehariannya novel merupakan pria sang sangat pendiam, namun dalam bertugas menangkap koruptor Novel dikenal tangkas dan sangat berani. ia tak segan turun langsung memimpin operasi penangkapan gembong gembong koruptor tersebut, bahkan pernah saat ia akan menangkap Buol Amran Batalipu karena kasus suap, ia mendapat perlawanan dan motornya diserempet oleh pengawal sang bupati. dalam penagkapan nazaruddin yang sempat kabur ke kolombia, novel baswedan lah orang yang berperan dibalik terlacaknya keberadaan nazaruddin di kolombia. novel pula beserta anak buahnya yang berangkat langsung menjemput dan menangkap nazaruddin di kolombia. ia juga bersaksi di persidangan nazaruddin sehingga nazaruddin berhasil ia jebloskan ke penjara. atas pengembangan kasus yang ditangani novel baswedan ini, akhirnya muncullah banyak nama nama koruptor wisma atlet yang sebelumnya tidak tersentuh.

Prestasi besar novel lainnya adalah keberhasilannya dalam melacak pelarian Nunun Nurbaetie. Tersangka pemberi cek pelawat untuk 39 anggota Komisi Keuangan DPR yang kabur ke luar negeri, lagi lagi ia lah yang menjemput dan menangkap langsung sang koruptor ditemani beberapa anak buahnya. Novel juga memimpin penyidikan kasus suap proyek penyesuaian infrastruktur daerah yang menyeret sejumlah politikus Senayan, salah satunya politikus Partai Amanat Nasional Wa Ode Nurhayati dan Fahd A Rafiq, Ketua Angkatan Muda Partai Golkar. Kasus ini cukup pelik karena melibatkan para petinggi Badan Anggaran yang diduga menerima suap dari pelbagai daerah untuk persetujuan pencairan dana proyek senilai Rp 7,7 triliun itu. kasus besar yang ditangani novel selanjutnya adalah membongkar kasus jual beli perkara pemilukada yang melibatkan Akil Mochtar Ketua Mahkamah Konstitusi saat itu.

kompol novel baswedan

Dan yang paling fenomenal adalah aksi beraninya membongkar korupsi di tubuh polri yang merupakan korps asal novel baswedan. bahkan tak tanggung tanggung sang tersangka berpangkat perwira tinggi yang menjabat sebagai korlantas polri. ia sendiri yang memimpin seluruh proses mulai dari penyidikan hingga penggeledahan di markas korlantas polri, bahkan novel yang memimpin operasi saat itu sempat mendapat perlawanan dari para seniornya di polri yang memiliki pangkat lebih tinggi darinya. sempat terjadi adu mulut, namun keberanian dan tekad novel memberantas korupsi seolah susah dibendung. ia tetap ngotot menggeledah markas korlantas tersebut dan menunjukkan surat perintah penggeledahan kepada mereka yang mengahadangnya. meski dicap sebagai penghianat karena merusak citra kepolisian, novel pun tetap tenang dan menjalani seluruh proses penyelidikan dengan kepala dingin hingga akhirnya irjen djoko susilo terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindakan korupsi di pengadilan. sejak sat itulah hubungan antar novel dan kepolisian memanas, sang pahlawan pemberantas korupsi selalu berusaha untuk ditangkap dengan alasan kasusnya saat menjadi kasatreskrim bengkulu beberapa tahun silam. alasan yang terkesan tidak masuk akal dan dipaksakan karena seluruh proses telah selesai dilakukan dan novel terbukti tak bersalah atau hanya mendapat teguran saja.

Bahkan pada tahun 2012 lalu, gedung KPK dikepung oleh puluhan personil polisi dan densus 88 hanya untuk menangkap kompol novel baswedan. pengepungan ini hanya beberapa hari setelah tertangkapnya irjen djoko susilo. masyarakat dan pegiat anti korupsi pun memberikan dukungannya kepada novel, bahkan presiden SBY saat itu sampai harus turun tangan langsung dan berbicara kepada publik agar novel jangan ditangkap dan memrintahkan kepolisian untuk menunda kasus novel. pihak yang tidak senang dengan novel pun harus gigit jari.

Itu tadi hanya segelintir kasus kasus korupsi yang ditangani novel baswedan, masih banyak sekali berbagai kasus yang berhasil ia pecahkan. bahkan seluruh jajaran staf dan para petinggi KPK sepakat bahwa novel merupakan penyidik terbaik yang merupakan motor pergerakan KPK selama ini. bahkan ketua kpk johan budi mengatakan "yang senang novel dipenjara berarti ia koruptor". mengingat novel baswedan telah memenjarakan banyak nama nama besar, tentu saja ia memiliki banyak musuh. sepanjang karirnya bertugas untuk KPK, novel sudah sering mendapat teror dan ancaman baik langsung kepada dirinya maupun keluarganya. integritasnya dalam bekerja membawa ia dan keluarganya selalu dalam resiko bahaya yang tinggi dan setiap saat bisa terjadi hal hal yang tak diinginkan. namun, begitulah novel, sosok polisi dan penyidik KPK yang jujur dan lurus hati.

Novel Sosok Yang Religius

Dedikasinya dalam bertugas memang sangat cemerlang, namun dalam kesehariannya novel merupakan pria pendiam yang santun dan taat beribadah. ia tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktu. bahkan saat berada di rumahnya ia selalu menyempatkan diri untuk melakukan sholat berjamaah di masjid bersama warga sekitar. ibadah puasa sunnah pun sering ia jalani, selain puasa senin kamis, ia juga biasa melakukan puasa dhaud. lengkap sudah kita melihat sosok novel baswedan ini, seorang penegak hukum yang profesional dan berprestasi, namun dalam bertugas juga didasari atas iman dan taqwa kepada ALLAH SWT. sehingga hasil kerjanya seperti apa yang kita lihat saat ini, sangat luar biasa dan bisa menjadi panutan.

Biodata Novel Baswedan :

Tanggal Lahir : 1977

Tempat lahir : Semarang, Jawa Tengah

Karir : 1998 : Lulus Akademi Polisi
           1999-2005 : Polres Bengkulu
           2007 - Sekarang : Penyidik KPK

Nah, itu tadi sekilas info mengenai profil, biodata dan biografi singkat penyidik KPK kompol novel baswedan lengkap beserta rekam jejaknya dalam menangani kasus kasus korupsi. so semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk mengenal lebih dekat sosok komisaris polisi novel baswedan.



Blog, Updated at: 15.50

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel Pilihan